Proses Kehidupan Dari Dekat, Menjauh, Sakit, Dan Kembali Dekat

Saat kita beranjak dewasa sering kali dan banyak dari kita akan merasakan anda semakin ada jarak dengan orang tua. Mungkin dulu kita yang begitu dekat dengan orang tua. Selalu melibatkan orang tua pada setiap kegiatanmu. Pada setiap rencanamu dan semua yang ada di pikiranmu. Tapi saat anda mulai beranjak dewasa. Anda mulai memiliki banyak teman dan pacar, akan mulai ada jarak antara anda dan orang tua.  Proses Kehidupan Dari Dekat, Menjauh, Sakit, Dan Kembali Dekat Anda akan semakin jarang melibatkan orang tua pada kegiatan kalian. Anda semakin jarang berkomunikasi dengan orang tua. Semakin jarang cerita bagaimana harimu. Apa yang sudah kamu lakukan dan sebaliknya. Anda semakin jarang menghabiskan waktu bersama orang tua. Dan anda akan semakin sering dengan teman-teman. Apalagi jika anda sudah mengenal cinta dan mulai berpacaran. Hampir seluruh fokus anda dan waktu luang anda, akan anda habiskan dengan pacar anda. Dan itu hal yang umum yang dialami oleh anak remaja. Sehingga tidak menutup kemungkinan di saat remaja anak dan orang tua sering berselisih paham. Sering debat atau berantem. Karena orang tua yang khawatir akan perubahan anda. Dan fokus serta prioritas anda semakin berubah. Sehingga akan ada perkelahian-perkelahian kecil di dalam rumah. Dan tanpa sadar itu akan semakin menjauhkan anda dengan orang tua anda. Dan ini sering terjadi. Tapi semakin anda beranjak dewasa. Anda patah hati, anda dikhianati oleh teman atau sahabat. Anda mulai dihadapi dengan keadaan-keadaan yang tidak mengenakkan. Yang membuat anda kecewa. Dan pada saat itu anda akan menyadari bahwa selama ini orang tua hanya ingin kita aman. Ternyata selama ini orang tua suka marah karena takut kita keluar jalur dan jadinya sakit. Dan akan ada fasenya dimana anda akan dekat lagi dengan orang tua. Mulai mengerti maksud dan niat orang tua. Sehingga membuat anda semakin sayang kepada orang tua dan menghargsinya. Dan itulah kehidupan. Semua orang akan melewati dan menghadapi masa-masa itu. Orang perlu untuk sakit, jatuh dulu baru mengerti sehingga dia akan semakin menjaga apa yang dia miliki. Dia akan semakin mencintai dan melindungi keluarganya terutama orang tua. 

Saat kita beranjak dewasa sering kali dan banyak dari kita akan merasakan anda semakin ada jarak dengan orang tua. Mungkin dulu kita yang begitu dekat dengan orang tua. Selalu melibatkan orang tua pada setiap kegiatanmu. Pada setiap rencanamu dan semua yang ada di pikiranmu. Tapi saat anda mulai beranjak dewasa. Anda mulai memiliki banyak teman dan pacar, akan mulai ada jarak antara anda dan orang tua. 

Proses Kehidupan Dari Dekat, Menjauh, Sakit, Dan Kembali Dekat

Anda akan semakin jarang melibatkan orang tua pada kegiatan kalian. Anda semakin jarang berkomunikasi dengan orang tua. Semakin jarang cerita bagaimana harimu. Apa yang sudah kamu lakukan dan sebaliknya. Anda semakin jarang menghabiskan waktu bersama orang tua. Dan anda akan semakin sering dengan teman-teman. Apalagi jika anda sudah mengenal cinta dan mulai berpacaran. Hampir seluruh fokus anda dan waktu luang anda, akan anda habiskan dengan pacar anda. Dan itu hal yang umum yang dialami oleh anak remaja.

Sehingga tidak menutup kemungkinan di saat remaja anak dan orang tua sering berselisih paham. Sering debat atau berantem. Karena orang tua yang khawatir akan perubahan anda. Dan fokus serta prioritas anda semakin berubah. Sehingga akan ada perkelahian-perkelahian kecil di dalam rumah. Dan tanpa sadar itu akan semakin menjauhkan anda dengan orang tua anda. Dan ini sering terjadi. Tapi semakin anda beranjak dewasa. Anda patah hati, anda dikhianati oleh teman atau sahabat. Anda mulai dihadapi dengan keadaan-keadaan yang tidak mengenakkan. Yang membuat anda kecewa. Dan pada saat itu anda akan menyadari bahwa selama ini orang tua hanya ingin kita aman.

Ternyata selama ini orang tua suka marah karena takut kita keluar jalur dan jadinya sakit. Dan akan ada fasenya dimana anda akan dekat lagi dengan orang tua. Mulai mengerti maksud dan niat orang tua. Sehingga membuat anda semakin sayang kepada orang tua dan menghargsinya. Dan itulah kehidupan. Semua orang akan melewati dan menghadapi masa-masa itu. Orang perlu untuk sakit, jatuh dulu baru mengerti sehingga dia akan semakin menjaga apa yang dia miliki. Dia akan semakin mencintai dan melindungi keluarganya terutama orang tua. 

You may also like